Dimas Rian P – 6661111343
Ilmu Administrasi Negara – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
STRATEGI
PENYEMPURNAAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN
Administrasi
pembangunan adalah seluruh usaha yang dilakukan oleh suatu Negara bangsa untuk
bertumbuh, berkembang, dan berubah secara sadar dan terencana dalam semua segi
kehidupan dan penghidupan Negara bangsa yang bersangkutan dalam rangka
pencapaian tujuan akhirnya (Siagian 2003:5). Sedangkan penyempurnaan
administrasi adalah suatu usaha dalam menerapkan ide baru dalam system administrasi,
serta dengan sadar memperbaiki sistem tersebut bagi pencapaian tujuan dan
sasaran pembangunan yang positif (Haka Been Lee), Perubahan langsung keseluruhan
sistem administrasi untuk mencapai tujuan masyarakat secara menyeluruh. Mengapa
administrasi pembangunan diperlukan penyempurnaan? Dikarenakan administrasi
pembangunan yang ada sekarang ini ternyata belum mampu mengatasi setiap
permasalahan yang ada dalam pembangunan nasional. Berikut ini merupakan 4 aspek
yang menjadi dasar permasalahan dan penyempurnaan administrasi pembangunan ;
1. Sosial
Budaya
Apapun
yang menjadi tujuan pembangunannya sesungguhnya pembangunan masyarakatlah yang
harus diperhatikan. Posisi masyarakat bukanlah sebagai objek pembangunan
melainkan harus dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan sehingga
masyrakat dapat menjadi subjek pembangunan, jadi tidak hanya pemerintah selaku
penyelenggara Negara saja.
Proses pembangunan
sebenarnya merupakan perubahan sosial budaya, menjadi suatu proses yang dapat
bergerak maju sendiri (self sustaining process) hal itu terjadi apabila manusia
dan struktur sosialnya mempunyai mental yang dewasa, sehingga berpartisipasi
secara kreatif, ada innerwill dan proses emansipasi diri.
Aspek aspek
sosial budaya yang harus diperhatikan adalah :
a.
Hambatan kultur atau budaya apa saja bagi proses
pembangunan, pemerintah harus bisa merubah pemikiran budaya – budaya yang
terlalu kaku dan merubah pemikiran kearah modernitas agar pembangunan dapat
berjalan dengan baik.
b.
Kurang responsifnya masyarakat terhadap segala
kegiatan pembangunan, jadi pemerintah harus bisa mengajak dan memfasilitasi masyrakatnya
agar mau dan mampu ikut berpartisipasi secara aktif di setiap kegiatan
pembangunan
c.
Permasalahan mendasar antar budaya yang
menghambat pembangunan, pemenrintah harus bisa menjadi penengah dan pemberi
solusi di setiap permasalahan yang ada agar pembangunan dapat berjalan dengan
baik
Kendala
lain dalam pelaksanaan pembangunan di bidang sosial budaya adalah masyarakatnya
itu sendiri. Secara umum keadaan masyarakat di Negara yang sedang berkembang
adalah agraris – sentries, hal itu mengakibatkan pola piker masyrakat yang
tradisional dan kaku serta terkotak – kotak. Disinilah peran penting pemerintah
untuk bisa mengubah pola piker masyrakat kearah yang lebih modernitas agar
pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik.
2. Politik
Aspek
politik dalam masyarakat atau Negara erat kali hubungannya dengan administrasi
pembangunan. Aspek politik yang perlu mendapat perhatian adalah seberapa besar
sistem maupun praktek pemerintahan memeberikan peluang proses administrasi hingga
mampu memberikan sumbangan yang besar terhadap proses politik. Terkadang proses
administrasi memberikan sumbangan dalam bentuk pengolahan dan perumusan
kehendak politik Negara dan perumusan kebijakan, terkadang hanya bertindak
sebagai pelaksana keputusan – keputusan.
Berlangsungnya
administrasi pembangunan ternyata sangat dipegnaruhi oleh sistem politik yang
berlaku di sebuah Negara, karena aspek politiklah yang memiliki kehendak atas
tujuan pembangunan – pembangunan. Jadi peran pemerintah sangatlah dominan dalam
aspek politik dikarenakan pemerintahlah yang membuat dan melaksanakan kebijakan
yang berkaitan dengan administrasi pembangunan.
Permasalahan
yang kerap ada adalah kurangnya sinkronisasi antara kebijakan yang dibuat
dengan pelaksanaannya sehingga membuat pembangunan nasional tidak berjalan
dengan baik, oleh karena itu pemerintah harus bisa membuat koordinasi sebaik
mungkin antara pelaksanaan kebijakan agara pembangunan nasional dapat berjalan
dengan baik.
3. Ekonomi
Tujuan
utama pembangunan sebuah Negara adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,
baik dari sisi ekonomi , pendidikan, maupun kesehatan. Namun pendidikan dan
kesehatan akan sulit dicapai apabila tingkat ekonomi masih rendah. Disinilah letak
aspek ekonomi sangat mempengaruhi proses pembangunan. Setiap program
pembangunan akan diarahkan menuju perbaikan ekonomi masyarakat dan Negara.
Salah
satu kegiatan administrasi pembangunan adalah pembangunan ekonomi, sehingga
dibutuhkan kebijakan dan program – program pembangunan ekonomi . harus dipahami
bahwa secara umum kondisi ekonomi di Negara – Negara berkembang kurang bahkan
cenderung kurang stabil, inilah yang menjadi tugas administrasi pembangunan
yaitu mengarakan tingkat ekonomi kearah yang lebih stabil sehinnga memudahkan Negara
dalam meningkatkan pertumbuhan ekonominya.
Satu
lagi yang menjadi permasalahan yaitu tingkat persebaran ekonomi yang kurang
merata yang disebabkan pertumbuhan ekonomi di setiap daerah yang berbeda – beda
sehingga terjadi ketimpangan dalam pembangunan nasional. Ini juga harus menjadi
perhatian khusus pemerintah agar tidak terjadi permasalahan yang lebih kompleks
ke depannya.
4. Penduduk
Penduduk
juga merupakan salah satu aspek dikarenakan penduduk merupakan salah satu
sumber daya penting dalam melaksanakan pembangunan. Masalah kependudukan yang
kerap terjadi dalam masyarakat adalah masalah kepadatan penduduk, penyebarannya,
angkatan kerja dan penyediaan lapangan kerja.
Ini
juga harus menjadi perhatian pemerintah dikarenakan penduduk merupakan salah
satu faktor penting terhadap jalannya pembangunan nasional. Salah satu cara
yang harus dilakukan pemerintah adalah membangun lapangan kerja di daerah jadi
penduduk yang ingin mencari pekerjaan tidak harus ke luar daerah asalnya untuk
mendapatkan pekerjaan sehingga tidak terjadi kepadatan penduduk di satu daerah
tertentu. Kedua pemerintah dapat melakukan transmigrasi terhadap daerah yang
tingkat kepadatan dan pertumbuhan penduduknya relative sangat tinggi. Dengan memindahkan
penduduk ke daerah yang kepadatan penduduknya relatif rendah diharapkan
penduduk dapat melakukan pembangunan di daerah tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar